Pages

Laman

Selasa, 04 Januari 2011

BIOTEKNOLOGI PANGAN


Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara
terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.
Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi
genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain.
Ciri utama bioteknologi :
1. Adanya aben biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan
2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri
3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

1. Era bioteknologi generasi pertama⇒ bioteknologi sederhana.
Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman
serta pengawetan makanan.
Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain.

2. Era bioteknologi generasi kedua.
Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.
Contoh :
a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat
b. pengolahan air limbah
c. pembuatan kompos
3. Era bioteknologi generasi ketiga.
Proses dalam kondisi steril.
Contoh:
produksi antibiotik dan hormon

4. Era bioteknologi generasi baru⇒ bioteknologi baru.
Contoh:
produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal

A. MAKANAN BAHAN SUSU
....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.

1. Keju
Mikroba: Propia bacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan
tekstur keju.
2. Yoghurt
Mikroba: 1. Lactobaci llusbulgaris⇒ pemberi rasa dan aroma
........... 2. Streptococcus thermophilus⇒ menambah keasaman
3. Mentega
Mikroba: Leuconostoc cremoris



B. MAKANAN NON SUSU
1. Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi

2. Kecap, oleh Aspergillus oryzae

4. Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum
Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang
kemudian difermentasi

5. Cuka, oleh Acetobacter aseti
Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob



PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP)
adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme

Contoh: 1. Mikoprotein dariF usarium
.............. Substrat: tepung gandum dan ketan
............ 2.Sp irul ina danChlorel la
Kelebihan SCP:

1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan
2. Pertumbuhan cepat
1. Vektor, berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus.
2. Bakteri, berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri.
3. Enzim, terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE
(penyambung ptongan-potongan ADN)


Bioteknologi Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat

1. Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel- selĪ² sejenis. Antibodi
Ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda; penghasil selĪ² Limpa dan
sel mieloma) yang dikultur.
Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa. Fungsi
antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan
2.Terapi Gen
adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal
3.Antibiotik
Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dariPenicillium
notatum.
- Penicillium chrysogenum⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada.
.......................................Dilakukan dengan mutasi secara
.......................................iradiasi ultra violet dan sinar X.
-Cepha lospurium.................. penisilin N.
- Cephalosporium..................⇒ sefalospurin C.
- Streptomyces.....................⇒ streptomisin, untuk pengobatan TBC
4.Interferon
Adalah antibodi terhadap virus. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Proses
pembentukan di dalam, tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan
replikasi virus), karena itu dilakukan rekayasa genetika.
5.Vaksin
Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria.
Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian
bahan kimia.
Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.


Bioteknologi Penambangan / Biohidrometalurgi
Thichacillus ferrooxidan berperan memisahkan logam dari bijihnya atau kotoran sehingga
didapat logam berkualitas tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu).
...................................................................aktivitas
Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2———————————> CuSO4 + 5 FeSO4 + 2
H2SO4 + Energi
.................................................aktivitas
CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi———————————> 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+
Thiobacillus ferrooxidan bersifat kemolitotrof



Bioteknologi Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran

Sebelum Sesudah
1. Pencemaran oleh minyak.
Strain-strainPseudomorms⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. Rekayasa genetik
membentuk bakteri super yang
meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon.
2. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob.
Bioteknologi Dalam Pemberantasan Hama
157
Dalam membatasi pemakaian pestisida, dilakukan upaya pemberantasan hama secara
biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama.
1.Bacillus thuringiensis⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga.
- Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan
..tanaman yang
bersifat resisten hama serangga.
- Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan
. .ke tanaman.
Racun akan merusak saluran pencernaan serangga.
2. Baculovirus sp.
Virus disemprotkan ke tanaman. Bila termakan, serangga akan mati dengan
sebelumnya, menyebarkan virus melalui perkawinan.


Bioteknologi Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan
Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman, dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru.
Penemu F.C. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.



MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN
1. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yang singkat
2. Sifat identik dengan induk
3. Dapat diperoleh sifat- sifat yang dikehendaki
4. Metabolit sekundertanaman segeradidapat tanpa perlumenunggu tanaman dewasa
Pengembangan Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara
>
1.Tanaman kebal terhadap penyakit, misalnya tembakau kebal
terhadap TMV.
2. Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV
Tanaman mampu menambat N2.
Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara
berlebih ternyata berdampak negatif yaitu:
1. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah
2. Meningkatkan keasaman tanah⇒ akibat lanjut adalah defisiensi
Ca, Mg dan K
3. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan, jalan
keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika

Pendapat :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar